Banyak pasangan suami istri yang ingin segera mendapatkan momongan bahkan sudah  mencoba kesana-kesini namun tidak ada hasilnya. BENARKAH BUNDA???
Ikut berbagai pemeriksaan, semua obat dicoba, trik ataupun tips dilakukan namun tak kunjung ada hasilnya. TAHUKAH bunda apa sebenarnya penyebab KEGAGALAN ini??
Fakta menunjukan bahwa 80% pasangan suami istri yang langsung mengikuti pengobatan dan usaha tanpa mengetahui apa sebenarnya yang menjadi penghambat kehamilan pada mereka. Padahal untuk meningkatkan peluang kehamilan, kita perlu segera mengatasi terlebih dahulu yang menjadi penghambat kehamilan baik pada wanita ataupun laki-laki. ini ada beberapa contoh kasus atau penghambat kehamilan baik pada wanita ataupun pada laki-laki :

  1. PCOS (Polycystic Ovary Syndrome)

PCOS atau yang dikenal dengan Ovarium Polikistik Syndrome adalah suatu kondisi ketidakseimbangan hormonal yang menyebabkan sel telur menjadi lebih kecil-kecil, tidak ada yg berkembang menjadi sel telur besar dan matang sehingga tidak bisa dibuahi oleh sel sperma. Gejala yang paling sering ditemui pada penderita PCOS ini yaitu siklus haid yang tidak teratur, aid yang sedikit, jarang haid dan keluhan lainnya.

Dengan kata lain, peristiwa Ovulasi atau pecahnya sel telur yang matang tidak terjadi, sehingga tidak mengherankan penderita PCO datang ke seorang ahli Fertility dengan keluhan sulit hamil dan haid yang tidak teratur.

Normalnya kelenjar hipofisis di otak menghasilkan dua hormon yaitu FSH (Folliculer Stimulating Hormon) yang berperan untuk pematangan telur/folikel di ovarium, bila telur sudah matang akan disusul loncatan pelepasan hormon kedua yaitu LH (Lutenizing Hormon) yang berperan memicu ovulasi (pelepasan telur).

Pada PCOS kadar LH yang seharusnya rendah dan baru meninggi beberapa saat menjelang ovulasi ternyata tetap tinggi, hal ini yang diduga menghambat proses pematangan folikel dan menggangu ovulasi, akibatnya terjadi penimbunan folikel-folikel berupa kista. Kadar LH yang tinggi juga memicu ovarium menghasilkan hormon laki-laki (testosteron) sehingga timbul gejala hirsutisme pada penderita berupa badan banyak berbulu, berkumis, rambut mudah rontok dan jerawat.

Proses lain yang ikut berperan ialah tingginya kadar insulin. Pada penderita PCOS, organ tubuh kurang peka terhadap insulin (insulin resistance), akibatnya pankreas harus memproduksi insulin lebih banyak. Kadar insulin yang tinggi juga akan merangsang ovarium menghasilkan hormon testoteron dengan segala konsekuensinya.

Jadi selain menyebabkan sulit hamil. PCOS yang tidak segera ditangani, bisa menyebabkan penderita berisiko terkena beberapa penyakit seperti:
1. Diabetes tipe 2
2. Sindrom metabolik.
3.Tekanan darah tinggi
4. Perlemakan hati non-alkoholik.
5. Meningkatnya kadar kolesterol darah
6. Sleep apnea.
7. Kadar lemak darah tidak normal.

Untuk itulah bunda yang mengalami kasus PCOS ini harus segera diatasi jika ingin hamil, jika tidak segera diatasi maka peluang kehamilannya akan semakin kecil dan bahkan lebih kecil karena PCOS nya akan bertambah parah. belum lagi umur yang akan terus bertambah dan kesuburan akan terus menurun. PCOS ini tidak bisa diatasi hanya dengan konsumsi obat penyubur, vitamin atau yang lainnya karena yang menjadi sumber masalahnya ada pada gangguan sistem hormon didalam tubuh. tetapi bunda-bunda tidak perlu khawatir karena disini kita bisa mengatasi yang menjadi masalah PCOS pada bunda bahkan akan didampingi selama proses promilnya.

Ini ada beberapa contoh testimoni dari ribuan pasien PCOS kami yang telah berhasil disembuhkan PCOS nya bahkan sudah sampai berhasil Positif Hamil.

 2. Perlengketan Rahim/Indung Telur

Banyak faktor yang menyebabkan sulitnya seorang wanita yang sudah menikah sulit mendapatkan momongan, salah satunya adalah perlengketan rahim atau perlengketan indung telur. Jenis penyakit ini memang umum dan sering terjadi, di lihat dari penyebabnya perlengketan rahim terjadi karena infeksi, kurangnya menjaga kesehatan bagian intim juga menjadi penyebab perlengketan rahim. Serta gaya hidup yang kurang sehat juga menjadi penyebab lain terjadinya perlengketan rahim yang menyebabkan sulit mendapatkan momongan.

Semakin dibiarkan perlengketan rahim akan semakin erat dan bila perlengketannya sudah keras dan menahun, tentunya metode penanganan dengan cairan tidak mungkin bisa melepaskannya. Bila perlengketan atau penyumbatan tidak bisa diatasi dengan penyemprotan, ada dua kemungkinan tersisa. Pertama, operasi untuk membuang perlengketan. Kedua, dengan jalan bayi tabung (invitro fertilization) yang biayanya saat ini relative masih sangat mahal (lebih dari 40 juta rupiah) dengan kemungkinan sukses sekitar 15-20% saja.

Agar tidak terlambat penanganan lakukan pengobatan dengan herbal bioentropy energy dari promil holistic yang membantu mempermudah kehamilan dan membukakan perlengketan rahim pada wanita sehingga bayang-bayang ketakutan akan operasi maupun biaya pun bisa diminimalisir.

Herbal bioentropy energy sangat baik dan sangat di rekomendasikan bagi setiap wanita yang bermasalah dengan kesuburan untuk mengkonsumsinya, fungsi utamanya mampu menjaga kesehatan rahim wanita, menjaga reproduksi wanita dan mengatasi beragam penyumbatan yang terjadi pada rahim. Pengobatan sangat cepat dengan obat herbal cukup satu hingga tiga bulan saja.

Kandungan bioentropy energy dalam herbal membuat herbal bekerja lebih cepat dan bisa mendeteksi secara menyeluruh sehingga semua masalah reproduksi termasuk perlengketan rahim bisa teratasi dengan tuntas tanpa operasi.

Tidak hanya itu saja herbal bioentropy energy telah lolos uji dari badan kesehatan dan MUI. Tidak hanya teory saja, manfaat herbal telah dibuktikan dalam mengatasi kemandulan akibat perlengketan rahim.

3. Umur

Pengaruh Umur Terhadap Kesuburan Wanita

Tidak ada tanda-tanda fisik yang menunjukkan menurunnya kemampuan wanita untuk hamil seiring dengan bertambahnya usia. Anda perlu mengetahui kesuburan wanita berdasarkan usia untuk mempersiapkan kehamilan.

Seorang wanita terus mengalami haid sebelum mencapai menopause tetapi kesuburannya mulai turun sekitar usia 30 tahun. Kemungkinan bahwa seorang wanita akan hamil pada usia 30 tahun adalah 20 persen dan kesempatan hamil akan berkurang sampai 5 persen per bulan ketika wanita memasuki usia 40 tahun.

Hubungan antara umur dan kesuburan terbukti karena wanita yang lebih tua lebih mungkin menderita masalah biologis. Seiring pertambahan usia, tubuh Anda menghasilkan sel telur yang lebih rendah dan kualitasnya tidak akan sama seperti yang Anda hasilkan ketika masih muda.

Ketika Anda mencapai usia 30, jumlah dan kualitas sel telur mulai menurun dan ini berlangsung sampai Anda menopause. Menopause merupakan fase ketika seorang wanita berhenti mengalami menstruasi, minimal selama 12 bulan berturut-turut. Umumnya dialami ketika seorang wanita berusia sekitar 51 tahun. Disebut menopause dini jika terjadi pada wanita berusia di bawah 40 tahun. Waspada kondisi ini, karena ketika Anda mengalami menopause dini ovarium berhenti berfungsi secara normal. Wanita dengan kegagalan ovarium prematur memiliki kemungkinan mengalami menstruasi, namun umumnya mengalami kesulitan hamil.

Selain itu, siklus menstruasi Anda juga cenderung menjadi tidak teratur seiring penuaan yang Anda alami. Kromosom sel telur Anda juga mengembangkan kelainan seiring bertambahnya usia.

Hal ini bukan hanya menyebabkan kesempatan Anda untuk hamil berkurang, namun juga berisiko yang tinggi terhadap keguguran. Sebenarnya, setengah dari semua kasus keguguran terjadi karena kromosom abnormal dari sel telur, meskipun penuaan juga bertanggung jawab untuk keguguran.

Risiko keguguran juga meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa wanita di bawah usia 30 tahun memiliki peluang 5 persen mengalami keguguran. Ketika Anda berusia 35-39 tahun risiko keguguran akan meningkatkan sampai 16 persen. Jika Anda berusia 44-46 tahun, risiko keguguran naik menjadi 60 persen.

Namun di Promil Holistic, faktor usia bukan merupakam masalah yang begitu berarti karena dengan herbal bioentropy energy dapat memperbesar peluang kehamilan yang sehat dan juga meningkatkan kesuburan pasangan suami isteri. Kandungan bioentropy energy dalam herbal membuat herbal bekerja dengan cepat dan bisa mendeteksi secara menyeluruh sehingga semua masalah kesuburan bisa lebih ditingkatkan dan dimaksimalkan.

Ini ada beberapa contoh testimoni dari ribuan pasien kami yang telah berhasil Positif Hamil bahkan dengan umur yang sudah kepala 4 atau mendekati Menopause.

4. Riwayat KB

Mengapa susah hamil setelah ber-KB atau pernah menggunakan KB?

Sulit hamil setelah ber-KB menjadi keluhan banyak wanita. Lebih tepatnya, setelah pemakaian KB hormonal yang cukup lama, seperti suntik, pil, dan susuk. Penyebabnya tak lain karena selama pemakaian alat kontrasepsi tersebut, kondisi hormon seorang wanita “diganggu” agar sementara berada dalam kondisi “tidak subur”.

Ketidakseimbangan hormonal menyebabkan kondisi tubuh menjadi tidak subur sehingga mempersulit untuk hamil. Alat kontrasepsi hormonal ini disimpan dalam jaringan lemak tubuh. Contohnya, suntik kontrasepsi 3 bulanan yang dipakai lebih dari 1 tahun. Alhasil, meski seorang wanita sudah berhenti ber-KB, di dalam darahnya masih tersisa hormon-hormon yang disuntikkan sebelumnya. Inilah yang menyebabkan seorang wanita tidak dapat menjadi subur seketika meskipun sudah berbulan-bulan tak lagi menggunakan alat kontrasepsi tersebut.

Untuk mengembalikan keseimbangan hormonalnya ini jangan hanya mengandalkan kerja sistem tubuh melakukan pemulihan sendiri saja karena membutuhkan waktu yang cukup lama karena sistem tubuh masing-masing orang berbeda-beda dan proses pencapaian kesuburan kembali sangatlah individual, bisa jadi mingguan, bulanan atau bahkan sampai tahunan maka dari itu perlu dilakukan perbaikan sistemnya secara cepat dengan menggunakan herbal Bio Entropy Berenergi agar hasilnya optimal dan cepat

Nah untuk KB jenis lain seperti IUD (Spiral) ini memang tidak mengganggu sistem hormonal akan tetapi lebih beresiko terjadi radang panggul jika sedang mengidap infeksi menular seksual dan jika digunakan terlalu lama maka akan lebih beresiko terjadi kehamilan ektopik atau hamil di luar kandungan.

5. Hambatan/Penyakit pada Pria

Ternyata yang menjadi hambatan atau penghambat kehamilan bukan hanya ada pada wanita saja melainkan juga pada pria. karena untuk terjadinya kehamilan dibutuhkan kerja sama berdua baik pada bunda maupun suaminya, barulah kehamilan bisa terjadi. ini ada beberapa contoh kasus atau penghambat kehamilan yanga da pada pria.

Macam-Macam Kelainan Sperma Pria

Kelainan atau gangguan pada sperma berarti menandakan adanya masalah pada sperma diluar kondisi normal. Sperma dikatakan normal jika memiliki struktur dan juga jumlah yang cukup pada satu kali ejakulasi.

Setidaknya dikenal ada 4 gangguan umum pada sperma pria yang harus diketahui, diantaranya adalah

A. Azoospermia

Azoospermia dimaksudkan ketika dalam cairan ejakulasi (air mani) tidak ditemukan sel spermatozoa. Perlu diketahui bahwa air mani terdiri dari cairan semen dan juga sel spermatozoa. Cairan semen adalah cairan bening yang menjadi media untuk sel sperma saat menuju sel telur wanita. Sedangkan sel sperma sendiri ialah benih yang diperlukan untuk membuahi sel telur wanita.

Jadi bisa dibedakan antara cairan semen dan sel sperma dalam kasus Azoospermia ini. Ejakulasi masih bisa mengeluarkan air mani tapi tidak ada benihnya sehingga wanita sulit mengalami kehamilan.

Azoospermia timbul akibat berbagai hal, diantaranya bisa jadi karena memang testis tidak bisa memproduksi sel sperma atau bisa juga karena ada saluran sperma yang tersumbat yang menyebabkan sel sperma tidak terkandung dalam air mani.

Untuk mengetahui penyebab sebenarnya maka diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter. Jika memang Azoospermia terjadi karena ada saluran sperma yang tersumbat,kehamilan masih bisa diusahakan dengan membersihkan sumbatan tersebut.

Namun jika ternyata Azoospermia disebabkan oleh kelainan bawaan pada testis sehingga tidak bisa memproduksi sel sperma, penanganannya akan menjadi lebih sulit dan kemungkinan kehamilan lebih kecil.

B. Oligozoospermia

Berbeda dengan Azoospermia, pria yang mengalami Oligospermia masih memiliki sel sperma dalam air mani, hanya saja jumlahnya lebih rendah dari pria yang memiliki sperma dalam jumlah normal. Untuk dikatakan normal, dalam 1 mililiter air mani harus memiliki sekiranya 20 juta sel sperma. Hal ini mengacu pada ukuran yang ditetapkan oleh WHO pada tahun 1999.

Beberapa tahun kemudian tepatnya tahun  WHO kembali menetapkan bahwa jika pria memiliki sebanyak 15 juta sel sperma dalam setiap mililiternya termasuk kategori tidak normal.

 

Ada 3 jenis klasifikasi Oligospermia dilihat dari jumlah sel sperma yang terkandung, yaitu :

Oligospermia ringan. Ketika terdapat sekitar 10-20 juta sel /ml air mani

Oligospermia sedang. Ketika kandungan sel sperma berkisar 5-10 juta/ml air mani

Oligospermia parah. jumlah sel sperma antara 0-5 juta/ml air mani

Oligospermia dapat terjadi karena faktor seperti karena adanya gangguan pada penyaluran sel sperma akibat kondisi tertentu seperti trauma pada testis akibat adanya benturan atau pernah melakukan operasi sebelumnya. Ini sebagai efek dari bekas luka operasi pada saluran sperma yang menmpersempit salurannya.

Selain karena adanya penyempitan saluran, sedikitnya jumlah sel sperma juga dipengaruhi faktor lain seperti gaya hidup tidak sehat, merokok, kelebihan berat badan, varikokel, dan juga kekurangan nutrisi makanan.

Bahkan hal yang sering dianggap sepele seperti sering berendam air hangat, memakai celana dalam terlalu ketat dan meletakkan laptop di paha juga disebutkan bisa ikut memicu Oligospermia.

Meski demikian, tidak semua pria dengan Oligospermia bisa dikatakan tidak subur, karena banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembuahan, seperti kecepatan dan morfologi spermanya. Terkadang pria dengan oligospermia memiliki kualitas sel sperma yang baik dan bisa membuahi sel telur.

 

C. Asthenospermia

Dikenal juga dengan nama Asthenozoospermia, yaitu kondisi dimana sel sperma dikatakan memiliki jumlah yang normal akan tetapi pergerakannya tidak cepat.

Pergerakan atau motilitas sperma juga jadi faktor penentu terjadinya pembuahan, karena sperma hanya bisa bertahan hidup dalam waktu singkat. Oleh karenanya sel sperma harus memiliki gerakan yang cepat dan gesit untuk mencapai sel telur.

Dari berjuta-juta sel yang dihasilkan ketika ejakulasi hanya sebagian kecil yang bergerak dengan cepat dan lurus, sementara sebagian besar lainnya memiliki gerakan lambat, berkelok-kelok atau bahkan tidak bergerak sama sekali. Jika jumlah sel sperma yang bergerak cepat memiliki jumlah kurang dari 50%, maka sudah termasuk ke dalam Asthenospermia.

Pergerakan atau motilitas sperma memiliki grade atau tingkatan tersendiri. WHO mengklasifikasikannya menjadi progresif A – D.

Progresif A menandakan sel sperma yang bergerak dengan cepat dan maju lurus ke depan.

Progresif B, sel sperma bergerak ke depan tapi terkadang berbelok-belok sehingga menyebabkan pergerakan yang lambat.

Progresif C, sel sperma hidup dan menggerakkan ekornya tetapi diam di tempat dan tidak maju ataupun mundur sedikitpun.

Progresif D, yaitu ketika sel sperma tidak bergerak sama sekali baik ekor maupun badan, dalam arti mati.

Faktor rendahnya sel sperma yang bergerak cepat bisa disebabkan karena bentuk atau morfologinya. Sperma yang bagus memiliki kepala yang lonjong, tubuh dan juga ekor yang lurus. Sementara bentuk sperma kurang bagus biasanya ada kelainan seperti kepala terlalu besar/ kecil, ekor bercabang dan atau ekor lebih pendek.

 

D. Teratospermia

Teratospermia masalah utamanya terletak pada kelainan bentuk dan juga ukuran sel sperma. Penyebabnya belum diketahui secara pasti sehingga pengobatan untuk Teratospermia seringkali tidak berhasil.

Teratospermia sangat berpengaruh besar pada kesuburan pria, karena jumlah sel sperma yang abnormal lebih banyak daripada sel yang bentuknya normal.

Setidaknya untuk memperoleh keberhasilan kehamilan, sekurang-kurangnya 50% dari seluruh sel sperma harus memiliki bentuk yang normal, dibawah nilai itu sudah dikatakan teratospermia, dalam arti semakin sedikit sperma yang bentuknya normal maka peluang kehamilan sangat kecil.

Untuk menyiasatinya, jika ingin mendapatkan keturunan bisa dilakuka secara In vitro atau program bayi tabung. Tapi kemungkinan keberhasilan kecil dan juga biayanya yang cukup mahal.

 

Jenis Gangguan Sperma Lainnya

Terkadang kasus kelainan sperma tidak muncul hanya satu kelainan saja, tapi bisa merupakan gabungan dari dua atau lebih. Kasus yang sering terjadi diantaranya ;

Oligoasthenozoospermia

Yaitu gangguan yang terjadi akibat jumlah sel sperma lebih sedikit dan juga pergerakannya yang lambat. Gangguan ini disebabkan dari gabungan Oligospermia dan juga Asthenospermia.

 

Oligoteratozoospermia

Kondisi ini terjadi saat produksi sel sperma sangat kurang, baik dari jumlah dan juga kualitasnya. Sering disarankan untuk bayi tabung tapi tergantung tingkat keparahannya.

 

Oligoasthenoteratozoospermia (OAT)

Oligoasthenoteratozoospermia atau OAT adalah kondisi yang mencakup oligospermia (jumlah sperma sedikit/kurang), asthenospermia (sperma lemah/tidak gesit), dan teratospermia (bentuk sperma abnormal). Jadi selain memiliki sel sperma yang sedikit, kecepatan dan bentuk selnya juga kurang baik.

 

Program Hamil Holistic memiliki solusi tepat dan terbaik dalam mengatasi dan menyembuhkan semua masalah sperma baik Oligospermia bahkan sampai ke problem Azoospermia. Alhamdulillah sejauh inimembuk sudah banyak pasien kami yang membuktikan sendiri  sembuh dari berbagai masalah sperma serta berhasil mendapatkan “Tiket Kehamilan” dg menjalankan Programnya dalam waktu yang relatif singkat yaitu rata-rata 2-3 bulan terapi dan khusus untuk Azoospermia rata-rata terapi 3-4 bulan terapi.

Dengan Konsep 3R terapi di Program Hamil Holistic ini cepat dalam menyembuhkan masalah-masalah sperma baik masalah ringan sampai berat seperti Azoospermia.